Akibat dari Karang Gigi :
Berbagai penyakit gusi, seperti radang gusi (gingivitis) yang ditandai dengan gusi tampak lebih merah, agak membengkak dan sering berdarah saat menggosok gigi.
Hal ini dapat berlanjut menjadi radang jaringan penyangga gigi lainnya (periodontitis) bila tidak segera dirawat. Bila sudah pada tahap ini, dapat menimbulkan gigi goyang karena jaringan penyangga gigi sudah rusak. Karang gigi dapat menyebabkan bau mulut tidak enak. Hal ini yang dirasa paling mengganggu.
Cara mengurangi timbulnya Karang Gigi adalah :
Pertama, adalah dengan rajin menjaga kebersihan gigi, yaitu dengan menyikat gigi minimal dua kali sehari secara benar, dimana semua bagian-bagian gigi tersikat bersih (di pagi hari, setelah sarapan pagi dan di malam hari, sebelum tidur). Juga jangan lupa untuk menggosok permukaan lidah dan gusi dengan lembut perlahan-lahan. Untuk permukaan gigi rahang atas, gerakan sikat gigi dari atas ke bawah. Dan untuk permukaan gigi rahang bawah, gerakan sikat gigi dari bawah ke atas. Hal ini dapat menghalangi terbentuknya Karang Gigi.
Kedua, rajin kontrol ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali untuk membersihkan karang gigi. Karena hanya dengan alat-alat Kedokteran Gigi saja karang gigi dapat dibersihkan.
Karang gigi tidak dapat hilang bila hanya dengan menggosok gigi atau berkumur dengan obat kumur. Dokter Gigi memiliki alat khusus untuk membersihkan karang gigi Anda.
* Tahap-tahap Pembersihan Karang Gigi *
|